5 Hal Praktis Ini Mempermudah Kamu Dalam Kuliah Di Jurusan Keperawatan, Mahasiswa Keperawatan Wajib Baca!

 



        Dalam perkuliahan di jurusan keperawatan, terdapat banyak penugasan berupa pembuatan laporan asuhan keperawatan, praktik berbagai prosedur, sharing journal kemudian ditutup dengan tugas tercinta kita semua bernama skripsi.

        Banyaknya tugas, dosen yang killer serta lingkungan dan teman yang toxic bisa menjadi stressor bagi mahasiswa keperawatan. Oleh karena itu, sebagai mantan mahasiswa keperawatan, saya ingin berbagi 5 hal praktis yang dapat mempermudah kamu dalam menjalani kehidupan perkuliahan di jurusan keperawatan.


1. Printer adalah aset besar

        Selain barang wajib leptop, memiliki printer juga sangat dianjurkan karena kelak akan sangat mempermudah urusanmu. Beberapa tugas askep memang sudah tidak perlu tulis tangan melainkan diketik, yang setelahnya harus dicetak. Dengan memiliki printer sendiri, hal ini akan sangat menghemat biaya print dan waktu berharga kamu. Untung untung kalau kamu bisa buka bisnis jasa printing, kamu bisa menetapkan tarif jasa jikalau ada teman yang mau numpang ngeprint ahahaha.

        Hal paling saya syukuri ketika punya printer sendiri adalah tentu saya bisa memakainya kapan saja meskipun itu tengah malam bahkan pagi dini hari. Terkadang tugas yang diberikan oleh dosen itu tidak bisa selesai dikerjakan hingga tengah malam namun bisa sampai besok paginya, jadi ketika ada kelas pagi ya mau tidak mau harus ngeprin dini hari, terlebih biasanya tukang print baru buka jam 07.30, paling pagi jam 6. Berkat punya printer sendiri, saya merasa aman banget buat ngeprin tugas maupun sop yang dadakan.

       Pastikan juga printer kamu nggak rewel, gunakan printer yang bagus dan rawatlah printermu dengan baik, agar kelak ketika kamu membutuhkan dia akan selalu ada :D


2. Gunakan ladder shuffle untuk membagi tugas

        Ladder shuffle adalah sebuah fitur di aplikasi line pada group chat yang berfungsi untuk menentukan peran dari masing masing anggota setelah melalui pengacakan. Metode ini dipilih karena adil dan cepat serta setiap anggota memiliki kedudukan yang setara sehingga metode ini cocok untuk membagi penugasan kelompok. 

        Pada perkuliahan banyak penugasan yang dilakukan secara berkelompok, jika kamu pada awalnya bisa merasa sukarela untuk mengerjakan pengkajian askep misal, pada tugas tugas berikutnya kamu bisa merasa dimanfaatkan, bahkan hal paling menyebalkan adalah harus mendouble mengerjakan laporan pendahuluan, presentasi ataupun tugas teman yang enggak selesai karena pembagian tugas yang kurang jelas dan bersifat sukarela. Sehingga dengan metode ini bisa menjadi penegas bagian tugas mana dan oleh siapa yang harus dikerjakan hingga dateline yang sudah disepakati.

        Ladder shuffle atau lotere amida tidak hanya berfungsi pada pembagian penugasan kuliah saja. Sewaktu saya tinggal di Jepang dalam satu ruang apartmen bersama 4 orang teman, saya juga sering memakai metode shuffle ini untuk membagi tugas pekerjaan rumah tangga seperti menyapu, mengepel, memasak dan menyikat kamar mandi.




3. Gunakan SDKI SLKI SIKI

        Tiga pedoman ini yang harus banget dipahami tiap mahasiswa keperawatan yaitu SDKI (Standart Diagnosis Keperawatan Indonesia) untuk menentukan diagnosis, SLKI (Standart Luaran Keperawatan Indonesia) untuk menentukan outcome dan SIKI (Standart Intervensi Keperawatan Indonesia) untuk menentukan intervensi. Ketiga buku ini adalah jimat yang harus dimiliki dan dipahami mahasiswa keperawatan untuk bisa mengerjakan laporan askep dengan terarah. 

        Tetapi, saya akui ketiga buku ini jika dibawa bersamaan memanglah berat, riweuh dan kurang praktis, jadi kamu bisa mencoba menggunakan aplikasi untuk mempermudah dan mempercepat kamu dalam mencari diagnosis yang kamu inginkan. Aplikasi ini mudah digunakan, tidak menggunakan banyak storage, pada mode gratis pun kamu sudah bisa mengakses aplikasi ini, namun sayangnya aplikasi ini hanya tersedia di android.




Link download aplikasi

Diagnosa: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.afra.diagnosakeperawatan

Luaran: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.afra.luarankeperawatan

Intervensi: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.afra.intervensikeperawatan

Paket buku SDKI, SLKI, SIKI: https://shope.ee/10cRTMSVWc


4. Gunakan youtube untuk mempermudah memahami konsep penyakit hingga rencana keperawatan 

        Selama perkuliahan, terkadang dalam 120 menit dosen memberi materi, kita masih belum memahami dengan baik konsep penyakit, cara pengkajian, diagnosis keperawatan, serta rencana asuhan keperawatan. Beruntungnya saat ini kita berada di era digital dimana kita bisa mengakses materi keperawatan dengan mudah salah satunya melalui aplikasi youtube yang menyediakan berbagai video bermanfaat dalam dunia perkuliahan keperawatan. Berikut channel yang saya rekomendasikan untuk ditonton.
RegisteredNurseRN 


        Channel ini menyediakan berbagai video perkuliahan keperawatan mulai dari konsep penyakit meliputi definisi, penyebab, tanda dan gejala, patofisiologi penyakit lalu manajemen keperawatan meliputi fokus pengkajian, manajemen farmakologis serta evaluasi. Ulasan lengkap, bahasa mudah dipahami dan terkadang mbak nya ngasih singkatan “jembatan keledai” untuk mempermudah menghafal fokus manajemen keperawatan apa yang harus dilakukan. Channel ini juga menyediakan berbagai video prosedur keperawatan dan strategi menjawab soal NCLEX.

Link youtube: https://www.youtube.com/@RegisteredNurseRN


5. Manajemen stress

        Stress adalah perasaan saat berada di situasi tertekan, kesulitan atau kewelahan menghadapi sesuatu. Sebagai contohnya, banyaknya tugas dengan deadline yang mepet, dosen yang strict dan temen yang toxic bisa menjadi sumber stressor yang dapat mempengaruhi produktivitas kita.

        Walaupun adanya stress itu wajar, tetapi kita harus pandai dalam mengelola stress agar tidak mengganggu aktivitas keseharian kita. Apalagi kita sebagai calon perawat yang mana klien kita adalah manusia dengan berbagai macam kondisi dan sifat, mungkin hal ini dapat menjadi sumber stress bagi kita sendiri sebagai tenaga kesehatan.

      Lakukan refreshing sejenak jika kamu lelas dengan semua tugas dan kesibukan kamu, tetapi harap melakukan refreshing setelah selesai semua tugas ya. Carilah support sistem untuk mendukung kamu dalam menjalani berat dan sibuknya perkuliahan. Bercerita, curhat atau jurnaling untuk mengekspresikan emosi yang kamu rasakan. Istirahat yang cukup, makan bergizi, berolahraga dan mencari bantuan profesional jika dirasa membutuhkan.


        Sebenarnya dunia perkuliahan keperawatan itu menyenangkan, kita harus aktif dan kreatif untuk membuat lingkungan kita nyaman sehingga dapat meningkatkan produktivitas. Semoga tips praktis diatas bisa membantu kamu dalam menjalani menjalani lika liku kehidupan kuliah keperawatan.

Komentar